Tuesday, October 24, 2017

Investasi mudah dan murah, imbal hasil lumayan

Generasi pekerja milenial harus berfikir jauh ke depan untuk mendapatkan uang dengan menyuruh uang mereka bekerja untuk mereka. Yang punya modal besar tidak masalah. Beli tanah, lalu bangun untuk kontrakan atau kos-kosan. Yang punya uang banyak, paham saham dan keuangan lainnya bisa bermain saham. Tapi bagaimana jika punya uang pas-pasan, tapi tetap ingin agar uang mereka bekerja untuk mereka. 

Mudah saja. Hubungi saya saja dan saya akan beri tahu caranya. Dengan uang mulai Rp 200 ribu sebulan, anda bisa mendapatkan hasil 26 juta dalam waktu 10 tahun. Plus bonus 4,8 juta yang dapat diambil 2 kali selama masa menabung tersebut. Jadi, menabung Rp 24 juta, imbal hasilnya Rp 30,8 juta. Makin besar tabungan bulanannya, tentu saja makin besar hasilnya.  Hubungi saya untuk janji bertemu di 0812 8115 0858 (ibu Pipit) atau pak Ilham di 0815 6340 2870.

Dinner di pinggir sungai


Apakah imbal hasil tersebut bagus? Bandingkan saja jika harus menabung di bank. Jumlahnya kecil sekali. Dipotong biaya admin bank, maka hasilnya pas-pasan, belum jika dihitung dengan inflasi. Dan deposito di bank minimal 8 juta dengan bunga yang cukup kecil. Saya punya deposito di sebuah bank swasta sebesar Rp 10 juta yang saya tujukan untuk biaya bayaran kuliah S2 saya. Setelah 2 tahun, bunga yang saya dapatkan cuma Rp 200 ribu. Tentu saja jauh beda jika berinvestasi dengan lembaga keuangan saya ini. 

Hubungi saya di 0812 8115 0858 (ibu Pipit) atau pak Ilham di 0815 6340 2870.

Lembaga keuangan kami bekerja diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), jadi ini investasi aman dan legal.




Aset Wana Artha Life


Asuransi Jiwa ASET Diatas Rp 1 Triliun - Rp 5 Triliun
Puji syukur kita sampaikan kepada Tuhan YME atas rahmat yang diberikan kepada kita semua. Untuk yang ketiga kalinya dalam tahun ini kita menerima penghargaan dari berbagai media, dimana pada kesempatan ini, penghargaan yang kita terima dari majalah INVESTOR.
Malam penganugerahan Asuransi Terbaik 2014 ini diadakan pada hari Kamis tanggal 3 Juli 2014 di Hotel Four Season, dimana dihadiri oleh perwakilan seluruh perusahaan asuransi di Indonesia baik asuransi umum, asuransi jiwa, maupun reasuransi.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, penjurian Asuransi Terbaik menambahkan penilaian kualitatif yaitu dengan memasukkan penilaian interview kepada peraih nominasi. Ke-12 peraih nominasi adalah: PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, PT AXA Mandiri Financial Services, 
PT Commenwealth Life, PT Indolife Pensiotama, PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, PT Asuransi InHealth Indonesia, PT Asuransi Adira Dinamika, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Bangun ASKRIDA, PT Asuransi Bina Dana Asta Tbk, PT Pan Pacific Insurance, dan PT Asuransi Umum BCA.
Melalui seleksi awal, ditemukan 68 perusahaan yang tidak lolos. Terdiri dari 28 perusahaan asuransi jiwa, dan 37 asuransi umum. Setelah melewati seleksi awal, perusahaan yang diperingkat menjadi 64 asuransi (43 perusahaan asuransi umum, 21 perusaan asuransi jiwa, 4 perusahaan reasuransi).
Merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua bahwa kita berhasil masuk kedalam nominasi Asuransi Terbaik 2014 dengan melewati proses penjurian yang cukup ketat.
Atas nama seluruh Management WanaArtha Life, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik dalam SATU (Service Excellence, Advace, Trust, Unity) menuju WanaArtha Life menjadi asuransi lokal nomor SATU di Indonesia.
Sukses selalu untuk kita semua...

Untuk bertanya-tanya tentang produk-produk Wana Artha Life bisa bertanya ke saya, ibu Pipit  0812 8115 0858 dan pak Ilham 0815 6340 2870.

Sumber:
http://salesportal.wanaarthalife.com/index.php/dashboard/dtlnews/3

Friday, July 14, 2017

Perkenalkan, saya Pipit, Life Planner dari Wana Artha Life

Hai teman-teman, 
saya sekarang menjadi Life Planner di Wana Artha Life, perusahaan asuransi lokal. Berdiri pada 17 Mei 1974, jadi sudah 43 tahun (saya menulis ini di tahun 2017). Sebelumnya saya pernah di sebuah asuransi internasional sekian tahun yang lalu, tidak lanjut karena kesibukan kerja kantoran dan mengajar. Tahun 2017 ini waktu saya agak luang dan saya melihat peluang usaha yang cukup menjanjikan dari WAL ini. Meski lokal tapi kinerjanya oke. Hal ini akan saya jelaskan pada postingan yang lain.
Di sisi lain, saya ingin membantu teman-teman saya yang memiliki resiko ekonomi atas kehidupannya tapi tidak mampu membayar premi yang cukup tinggi dari perusahaan asuransi lain. Maklum, untuk harian saja mereka pas-pasan, ada lebih sih ada, tapi lebihnya cuma sedikit. Nah, di WAL ini, keinginan tersebut bersambut. Minimal preminya cukup murah, meskipun dengan demikian UP atau Uang Pertanggungannya otomatis kecil juga. Semakin besar premi, maka UP-nya semakin besar. Semakin kecil premi, semakin kecil UP yang akan diterima kemudian Ini rumus standar asuransi di manapun. Tetapi, lebih baik punya asuransi seberapapun kecilnya, daripada tidak punya sama sekali. 
Kantor saya berlokasi di Gedung Multika, Mampang, Jakarta Selatan. Tetapi saya bisa dihubungi di nomor 0812 8115-0858 (bisa WA), atau dengan suami saya yang merupakan my life partner dan my business partner pak Ilham di nomor 0815 6340 2870, bisa WA juga.  
Bu Pipit Apriani dan pak Ilham Yunda 

Premi dari sejumlah asuransi produk Wana Artha Life bisa mulai Rp 200 ribu per bulan. Hari gini uang 200 ribu kalau digunakan untuk konsumsi habis hanya sekejap. Tapi kalau diinvestasikan di kami, bisa untuk menjamin masa depan anda. Kalau ada rejeki, bisa Top Up (atau ditambahkan), lumayan untuk memperbesar Nilai Tunai asuransi anda. 
Masih takut dengan asuransi? "Elo nyumpahin gue mati!" sepertinya dan seharusnya tidak boleh ada lagi dalam pikiran orang Indonesia khususnya yang beragama. Karena mati adalah seuatu hal yang pasti hanya kita tidak tahu saja jadwal dan giliran kita. Kita hanya mempersiapkan dunia akhirat. Akhirat dengan beribadah sesuai dengan agama masing-masing. Dunia dengan mendidik anak, menjaga keluarga baik spiritual, jiwa raga dan ekonomi, termasuk di dalamnya menyiapkan masa depan dengan tabungan dan asuransi. 
Orang tua bisa saja pergi, tapi masih ada anak-anak yang akan butuh biaya hidup sepeninggal mereka. Yang muda bisa saja pergi lebih dahulu, karena berbagai hal, dan akan membebani keluarga jika dia tulang punggung keluarga. 
Berita bagus adalah bahwa tingkat hidup orang Indonesia semakin meningkat. Sehingga asuransi justru menjadi alat investasi yang semakin dicari dan digunakan oleh orang yang melek finansial untuk menikmati masa tuanya dengan gaya hidup yang dimilikinya semasa muda, tanpa perlu ngoyo kerja gedebak gedebuk seperti di masa mudanya. Gak pengen kan, udah usia 65 atau 70 tapi masih banting tulang cari duit. Helooooo, waktu mudanya ngapain aja....